otomotif

Waspada Membeli Mobil Curian dengan Memperhatikan Hal-Hal Ini

Berencana membeli mobil bekas? Tentu boleh saja, namun kamu perlu mengetahui apakah mobil yang kamu beli memiliki surat-surat lengkap atau tidak. Kamu perlu berhati-hati dalam melakukan pengecekan pada bagian kendaraannya.

Hal ini karena bisa saja kamu membeli mobil bekas curian karena menganggap kondisinya masih sangat baik. Nah, sebelum membeli sebuah mobil bekas, pastikan kamu memeriksa semua surat-suratnya. Akan lebih baik jika kamu membeli mobil baru di Suzuki Depok untuk kondisi mobil yang lebih terjaga.

Namun, jika kamu memang berencana membeli sebuah mobil bekas, simak beberapa hal yang perlu kamu perhatikan.

 

STNK

Kamu perlu memeriksa Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) terlebih dahulu. Nama yang tercantum pada STNK mobil harus sama dengan nama yang tercantum pada BPKB mobil tersebut.

Nama pada STNK dan BPKB yang berbeda bisa menjadi salah satu ciri mobil bekas curian. Sedangkan, untuk mengenali STNK yang palsu, kamu perlu memperhatikan bagian hologram STNK. Biasanya, hologram pada STNK palsu lebih kecil jika kamu bandingkan dengan surat yang asli.

Polisi setiap tulisan pada STNK yang palsu juga tidak simetris dan rapi. Kolom tulisan juga terlihat lebih sempit dan tanda tangan pihak Samsat akan terlihat berbeda. Selain itu, kertas pada STNK palsu biasanya lebih halus, mengkilat dan terlihat licin.

 

Tampilan Kendaraan Berbeda dengan yang Tercantum di Dokumen

Setelah memeriksa surat-surat kendaraan, kamu perlu memastikan kesesuaian ciri fisik kendaraan dengan detail yang tertera pada dokumen. Ciri fisik yang dimaksud adalah nomor rangka, nomor mesin dan warna bodi.

Semua ciri fisik tersebut harus sama dan sesuai dengan yang tertera di BPKB dan STNK. Jika ciri fisik tersebut tidak sesuai, maka kamu patut curiga.

 

Tidak Memiliki Nomor Registrasi

Untuk memastikan status mobil bekas yang akan dibeli, kamu dapat mengunjungi situs Samsat. Di sana, kamu bisa memasukkan nomor polisi kendaraan serta NIK pemilik yang tercantum dalam dokumen kendaraan.

Dengan langkah tersebut, kamu dapat mengecek nomor registrasi kendaraan mobil secara mandiri dan mengetahui apakah mobil tersebut terdaftar secara resmi atau tidak. Kendaraan yang tidak memiliki nomor registrasi menjadi salah satu indikasi bahwa kendaraan tersebut adalah hasil curian.

 

Cek Nomor Rangka dan Nomor Mesin

Kamu patut curiga juga ada bekas penggantian nomor rangka dan nomor mesin. Para pelaku biasanya menggantinya dengan nomor rangka dan mesin dari mobil lain. Untuk itu, kamu perlu memeriksa posisi nomor rangka dan mesin pada saat pengecekan mobil.

Jika ada sambungan logam yang dilas pada bagian rangka dan mesin mobil, kamu sebagai pembeli patut curiga. Jika tidak yakin dengan mobil tersebut, sebaiknya hindari proses pembelian dan lakukan cek kepada mobil lainnya.

Membeli mobil curian akan membawa dampak buruk, terutama jika kamu harus berurusan dengan pihak kepolisian. Tim polisi akan melacak lebih lanjut dari mana kamu mendapatkan mobil tersebut.

Kinerja kepolisian tentu tak bisa diragukan karena semua tim di sana telah melewati berbagai pelatihan. Bahkan, beberapa dari mereka mengikuti bimbel akpol terbaik sebagai persiapan diri.

Karena itu, menghindari hal-hal yang tidak diinginkan harus kamu lakukan daripada harus berurusan dengan pihak berwajib dan prosesnya akan membutuhkan waktu yang cukup lama. Apalagi, bila kamu menjadi pihak yang dicurigai dalam proses pencurian mobil tersebut.