Berita

Tarawih di Masjid-Musala Boleh, Asalkan Menerapkan Protokol Kesehatan

BERITA TERBARU – Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo, mengizinkan masjid dan musala untuk menggelar ibadah salat tarawih di Ramadan nanti. Ini karena normalitas masyarakat yang telah taat menerapkan protokol kesehatan supaya penyebaran Covid-19 sanggup konsisten ditekan.

Juru Bicara Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 setempat Dewi Vironica mengatakan, pihaknya mempersilakan masjid dan musala untuk menggelar salat tarawih. Namun, para jamaah nantinya selamanya mesti mesti mematuhi protokol kesehatan.

“Hingga kala ini Bupati mengizinkan salat terawih. Dengan syarat mematuhi protokol kesehatan,” ujarnya, Senin (5/4).

Untuk hal itu, nantinya satgas dapat konsisten berkonumikasi bersama pihak satgas kecamatan di dalam hal mengawasi penerapan protokol kesehatan di tiap-tiap tempat ibadah. Sehingga, bersama diperbolehkannya ibadah salat tarawih ini, tidak kemudian menjadi penyebab naiknya kasus-kasus Covid-19 baru.

“Teknisnya nanti tiap-tiap Satgas Kecamatan dapat berkoordinasi bersama satgas desa yang mengawasi jalannya ibadah di masjid,” ujarnya.

Ia menegaskan, jikalau nantinya pihaknya mendapatkan salah satu jamaah yang tidak menerapkan prokes, maka pihaknya tidak dapat segan-segan untuk beri tambahan teguran. “Pasti kita tegur jikalau melanggar, sudah pasti dari para petugas mengawasi. Yang mengawasi telah tersedia dari pihak satgas desa. Jadi petugas-petugas ini yang mengawasi,” ujarnya.