Sidang Ferdy Sambo Dkk Kembali Digelar, 10 Polisi Jadi Saksi

Sidang Lanjutan Kasus Pembunuhan Brigadir J

Sidang lanjutan kasus pembunuhan Briptu Nopriansyah Yoshua Hutabarat kembali digelar hari ini, Senin (21/11/2022), di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel). Setelah sempat tertunda selama sepekan, ketiga terdakwa akan kembali hadir di sidang dengan agenda pemeriksaan saksi. Ketiga terdakwa adalah Richard Eliezer (Bharada E), Bripka Ricky Rizal (RR), dan juga Maruf Kuat.

Dipastikan ada 10 saksi dari anggota Polri yang akan hadir di persidangan, begitu pula saksi dalam kasus penggagalan peradilan, alias penghambatan penyidikan.

“(Saksi) dari Polri, (mereka) saksi juga dalam kasus penghambatan peradilan,” kata Irwan, Senin (21/11/2022). Sepuluh anggota Polri itu antara lain mantan Kanit Reskrim Polres Jakarta Selatan Ridwan R Soplanit dan mantan Kapolres Jaksel Rifaizal Samual.

Sidang Akan di Hadiri Oleh 10 Anggota Polri

Anggota yang akan hadir di sidang antara lain Susanto Haris, Ridwan, Rhekynellson Soplanit, Rifaizal Samual, Arsyad Daiva Gunawan, Martin Gabe Sahata, dan Sullap Abo. Selain itu, ada Danu Fajar Subekti, Reinhard Reagend Mandey, Teddy Rohendi, dan Endra Budi Argana.

Sebelumnya, sidang Ferdy Sambo Cs dalam kasus pembunuhan Briptu Nopriansyah Yoshua Hutabarat dihentikan sementara. Kapuspenkum Ketut Sumedana mengatakan sidang kasus Brigadir J ditunda karena ada evaluasi proses persidangan, terutama yang menjadi sorotan publik semacam ini.

Pernyataan ini sekaligus menepis kabar bahwa pertemuan FS ditunda karena agenda KTT G20 di Bali.

“Untuk itu, beberapa persidangan pada pekan ini dijadwal ulang, termasuk kasus FS (Ferdy Sambo) dkk. Demikian untuk dimaklumi,” imbuhnya.

“Tidak ada hubungannya dengan pertemuan di Jakarta (dengan KTT G20). Evaluasi sidang secara menyeluruh menarik perhatian publik, sehingga beberapa agenda sidang akan ditunda, termasuk kasus FS dkk,” kata Ketut.

Surat terkait penangguhan tersebut terdaftar dengan nomor B-5542/M.1.14.3//Eoh.2/11/2022 yang dikirimkan hari ini. Sambo Cs terdakwa pembunuhan berencana dijerat Pasal 340 KUHP subsider Pasal 338 KUHP juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Sedangkan untuk penghambat keadilan alias pelaku hambatan penyidikan, pengadilan dijerat dengan UU No 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU No 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan KUHP.
Bersama Sambo, para terdakwa penghalang keadilan lainnya adalah Hendra Kurniawan, Agus Nurpatria, Arif Rahman, Ahmad Baiquni, Chuck Putranto, dan Irfan Widyanto.

Referensi : https://www.ruangpolitik.com/2022/11/21/10-anggota-polri-dihadirkan-sebagai-saksi-di-sidang-lanjutan-ferdy/