Perwakilan Orang Tua Pelajar Penganiaya Nenek di Tapsel Minta Maaf

Perwakilan siswa dan orang tua yang menganiaya seorang nenek di Tapanuli (Tapsel) di Sumatera Selatan telah meminta maaf. Permintaan maaf itu dilakukan di salah satu kantor Desa di Tapsel.

Permintaan maaf itu disaksikan Bareskrim Polres Tapsel AKBP Paulus Robert Gorby.

Seorang perwakilan dari orang tua pelaku, yang meminta namanya dirahasiakan, mengatakan: “Saya sangat meminta maaf kepada pihak yang dirugikan (korban) dan publik.

Dia berterima kasih kepada Polsek Tapsel. Dia berjanji akan bekerja untuk membesarkan para remaja ini agar berperilaku lebih baik.

“Sebagai orang tua, kami berharap dapat membesarkan (anak remaja Anda) agar hal ini tidak pernah terjadi lagi,” kata perwakilan orang tua.

Sebelumnya, lima mahasiswa ditangkap karena menganiaya neneknya di Tabsel, Sumatera Utara. Lima siswa tinggal di Kabupaten Tapsel: IH, ZA, VH, AR, dan RM.

Kapolres Tapsel AKBP Imam Zamroni, oknum polisi, langsung memeriksa remaja tersebut dan para saksi. Aksi kekerasan yang dilakukan para pelajar tersebut terekam oleh kamera ponsel dan menyebar dengan cepat melalui media sosial.

“Polisi sedang mencari keberadaan korban penganiayaan atau keluarganya untuk melengkapi berkas pengaduan penganiayaan,” kata Kompol Tapsel.

 

referensi :  https://news.detik.com/berita/d-6418983/perwakilan-orang-tua-pelajar-penganiaya-nenek-di-tapsel-minta-maaf

editor : dafit