Informasi

Perbedaan Spanduk dan Banner yang Perlu Kamu Ketahui

Media promosi memang banyak memiliki bentuk. Dimulai dari media promo digital dan bikin. Wujud media promo bikin benar-benar bervariatif, seperti edaran, flyer, majalah, banner, spanduk, dan lain-lain. Saat sebelum mengawali untuk membikin materi promo, sebaiknya kamu mengenali lebih dulu beberapa jenisnya dan bedanya. Karena itu, yok baca 4 ketidaksamaan banner dan spanduk!

  1. Ukuran

Ketidakcocokan dari kedua media promo bikin ini dapat diperbedakan berdasar ukuran. Untuk ukuran banner umunya mempunyai ukuran 80 cm x 200 cm. Ukuran ini terhitung ukuran banner yang paling kecil. Ukuran dapat capai 150 cm x 300 cm yang terbesar. Dapat disamakan dengan keperluan dan jumlahnya info yang ingin dikatakan pada banner.

Dan untuk ukuran spanduk, mempunyai wujud yang horizontal. Memiliki ukuran dimulai dari 60 cm x 160 cm sampai 80 cm x 200 cm. Dapat disamakan dengan keperluan. Tapi, untuk ukuran ke-2 media promo ini dapat disamakan bila memerlukan ukuran yang semakin besar. Ukuran bisa jadi capai lebih dari 300 cm.

  1. Bahan Kertas

Perbedaan lainnya dapat disaksikan dari pemakaian kertas. Meskipun tipe kertas yang dipakai condong dan banyak yang serupa tapi bedanya masih tetap dapat kelihatan. Sebetulnya, pemakaian kertas pada banner dan spanduk diperbedakan berdasar penempatan media tersebut, apa di luar atau dalam ruang.

Bahan kertas y banner biasanya memakai tipe kertas flexi yang mempunyai ketahanan yang kuat. Biasa memakai tipe kertas flexi China sampai flexi Jerman. Disamping itu, bahan yang umum dipakai ialah cloth spanduk, bahan yang mempunyai tesktur seperti kain. Dipandang lebih ringkas dan enteng saat dibawa atau dilipat.

Dan untuk bahan kertas spanduk, umumnya memakai kertas dengan bahan albatros. Ini karena kertas albratos mempunyai kualitas bahan yang baik saat ditempatkan dalam ruangan. Tidak cuma kertas albatros, spanduk bisa juga memakai kertas PVC yang kaku dan anti sobek.

  1. Peletakkan

Peletakkan juga bisa menjadi salah satunya pembanding di antara banner dan spanduk. Penempatan banner umumnya terpasang dengan diikat. Tiap pojok banner umumnya dibikin lubang kecil untuk menyangkutkan tali. Ini membuat banner lebih fleksibel dalam sisi penempatannya. Kamu dapat menggantungnya, melekat pada dinding atau pohon, dan dihubungkan pada ranting atau tiang.

Dan untuk penempatan spanduk mewajibkannya ada dalam status berdiri tegak. Karena itu, bila memerlukan media promo bikin untuk luar ruang, spanduk jarang-jarang jadi opsi khusus. Tipe spanduk juga berbeda, ada X Spanduk, Y Spanduk, dan Roll Up Spanduk. Masing-masing tipe spanduk itu mempunyai tingkat kekuatan yang berbeda.

Penempatan spanduk sendiri condong lebih gampang, dan memberi kesan-kesan resmi pada tiap iklan atau info yang dikatakan lewat spanduk. Hingga pemakaian spanduk pas sebagai media promo yang ditempatkan di bank, perkantoran, sampai rumah sakit.

  1. Mesin Cetak

Mencetak sebuah kertas memang seharusnya dengan mesin yang sesuai tipe kertasnya. Biasanya, untuk bikin banner dan bikin spanduk mempunyai mesin yang serupa, yakni digital printing.

Untuk bikin banner, biasa memakai digital printing outdoor, yakni seperti Flora LJ atau Roland. Dan untuk bikin spanduk umumnya memakai digital printing indoor dengan ongkos yang tambah murah karena hasilnya condong tidak kuat dengan pancaran cahaya matahari langsung.