Apa Sebenarnya Penyakit Kanker Melanoma

penyakit kanker melanoma

Banyak orang berasumsi bahwa kanker kulit itu tidak mematikan. Padahal, kanker kulit juga bisa berbahaya dan mematikan. Seperti halnya pada penyakit kanker melanoma. Apa sebenarnya kanker melanoma dan bagaimana kanker ini terjadi?

Mengenal penyakit kanker melanoma?

Penyakit kanker melanoma merupakan jenis kanker yang hanya muncul dalam jumlah kisaran 10% dari seluruh jenis kanker kulit yang telah terdiagnosa. Tetapi dibandingkan jenis kanker kulit lain, penyakit ini terbilang lebih mematikan.

Salah satu penyebabnya karena gejala yang muncul acapkali tidak disadari oleh penderitanya. Hal tersebut terjadi karena kanker melanoma adalah jenis kanker kulit yang terbentuk dari lapisan sel melanosit. Yakni lapisan sel kulit yang bekerja membentuk melanin atau senyawa pigmen kulit.

Sel melanosit ini bekerja memproduksi senyawa melanin. Senyawa ini terbentuk karena banyak aspek, tetapi pada umumnya dikaitkan dengan efek paparan sinar matahari. Senyawa ini justru bekerja meredam efek kerusakan yang ditimbulkan oleh sinar matahari.

Senyawa ini akan menjadi proteksi alami tubuh terhadap paparan sinar UVA dan UVB, sinar radiasi yang dimunculkan oleh oleh sinar matahari. Biasanya mereka dengan kulit lebih gelap secara otomatis menghasilkan melanosit lebih banyak dari mereka dengan kulit lebih terang.

Pada kasus kanker melanoma, pertumbuhan sel melanosit akan berkembang berlebihan dan membentuk sel sel melanosit yang tidak normal. Yang bersifat agresif dan merusak sel sel tubuh di sekitarnya.

Pembentukan sel berlebihan dan abnormal ini biasanya diawali dengan terbentuknya tahi lalat atau tanda gelap baru pada kulit. Bentuknya biasanya tidak simetris sebagaimana tahilalat seharusnya. Banyak orang sulit memahami keberadaan gejala awal ini hingga mengabaikannya.

Pada jangka ke depan, objek massa baru ini akan memberi efek nyeri atau gatal sebagai tanda sel sel melanoma mulai membentuk agresi pada sel sehat sekitarnya. Hingga kemudian benjolan ini mulai tampak semakin besar dan membentuk radang di sekitarnya. Pada fase ini sel kanker bisa menjadi cukup berbahaya.

Apa Penyebab Terbentuknya Melanoma?

Perkembangan sel melanosit menjadi sel melanoma yang agresif merupakan efek dari sejumlah kondisi yang terus menerus menimpa kulit. Seperti efek paparan sinar matahari berlebihan, paparan bahan toksik yang biasanya di dapat dari make up atau perawatan. Bisa pula merupakan efek paparan polutan yang terus menerus.

Kebanyakan kasus dapat dikaitkan dengan kebiasaan sejumlah orang untuk menggelapkan kulit baik dengan cara alami berjemur yang berlebihan atau dengan terapi UV. Juga kebiasaan untuk mencerahkan kulit berlebihan hingga menggunakan terapi yang bersifat mencegah terbentuknya melanin. Sel sel melanosit yang terus menerus mengalami kerusakan akibat paparan sinar matahari dan terhalang untuk membentuk melanin ini yang justru menjadi rentan berkembang menjadi kanker.

Itu sebabnya, lebih dari 60% kasus penyakit kanker melanoma terbentuk di area terbuka yang mudah terpapar sinar matahari. Seperti area tangan, wajah dan pada beberapa orang juga area punggung.

Yang menarik, sejatinya sel melanosit bisa terdapat di semua orang tubuh. Meski dalam prosentasi rendah, ditemukan adanya kasus penyakit kanker melanoma yang terbentuk atau menyebar hingga sel sel organ dalam.

Selain aspek aspek di atas, beberapa orang memiliki tingkat resiko lebih tinggi. Seperti biasanya mereka dengan jenis kulit lebih putih, atau bergenetik rambut pirang dan bermata biru memiliki tingkat resiko lebih tinggi untuk mengidap kanker jenis ini. Atau ditemukan fakta bahwa mereka yang memiliki banyak tahi lalat juga memiliki tingkat resiko tinggi untuk mengidap penyakit kanker melanoma.