Pendidikan dan Karir Teknik Perminyakan

Pengembangan pengetahuan pada bidang teknik perminyakan sebenarnya bisa dikatakan tidaklah sulit, karena saat ini telah tersedia beberapa perguruan tinggi atau universitas di dalam negeri yang menyediakan program studi ini. Adapaun perguruan tinggi yang dimaksud seperti Institut Teknologi Bandung, STT Migas Balikpapan, Universitas Trisakti, Akademi Minyak dan Gas Bumi Balongan denganFill Rite flow meter dan lain sebagainya.

Kebanyakan derajat teknik perminyakan berada pada tingkat master, sehingga tingkat ilmu pengetahuan dan/atau rekayasa sangat dianjurkan bagi siapa saja yang ingin berkarir di bidang ini. Kurikulum selama kuliah harus menekankan matematika, fisika dan kimia. Mengapa demikian?

Karena seorang ahli perminyakan pada suatu perusahaan akan berhadapan dengan segala macam perbandingan di lapangan, entah itu dalam bentuk perhitungan maupun analisa-analisa lainnya. Terlebih karena lingkup kerja bidang ini yaitu segala sesuatu yang berhubungan dengan migas yang notabennya merupakan senyawa kimia dan membutuhkan pengananan yang sangat rumit, baik itu ketika tahap produksi maupun tahap pengilangan.

Selain itu, kelas bahasa dan ekonomi perlu didalami. Perlu diingat bahwa, di lapangan kita akan bekerja sebagai bagian dari tim, menulis laporan dan menyusun proposal. Oleh karena itu, seorang teknik perminyakan diharuskan memiliki kemampuan berbahasa secara efektif, salah satunya kemampuan berbahasa Inggris.

Kemampuan berbahasa dapat dikembangkan sewaktu masih di perguruan tinggi, atau dengan mengikuti kursus bahasa.

Mahasiswa teknik perminyakan diwajibkan mengambil kursus dasar (mata kuliah dasar) sebelum pindah kelas yang lebih khusus seperti geologi, pengeboran, reservoir fluida, aliran fluida, produksi minyak dan gas bumi, pengilangan dan sebagainya.

Disaat anda melakukan praktek kerja di perusahaan minyak, biasanya anda akan ditugaskan di kantor terlebih dahulu untuk diorientasi sebelum dikirim keluar untuk memperoleh pengalaman kerja di lapangan. Beberapa pengalaman yang dimaksud yakni operasi kerja, sarana produksi, kegiatan pengawasan, atau bahkan pengeboran.