Hari Ini Bareskrim Polri akan Periksa Pejabat BPOM Bidang Pengawasan Obat

Bareskrim Polri Berencana Periksa Pejabat BPOM

Bareskrim Polri berencana memeriksa pejabat Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI bidang pengawasan obat pada Rabu (23/11/2022) hari ini. Dia bakal diperiksa terkait kasus obat penyebab gagal ginjal akut. Direktur Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri Brigjen Pipit Rismanto mengatakan bahwa pejabat BPOM itu sejatinya akan diperiksa pada Selasa (22/11/2022) kemarin. Namun saksi diminta untuk diperiksa pada hari ini.

“Harusnya hari ini (Selasa) tapi minta waktunya besok hari Rabu,” kata Pipit kepada wartawan, Senin (21/11/2022) malam.

Pipit menuturkan bahwa nantinya pejabat BPOM itu diperiksa terkait pengawasan di kasus obat yang membuat ratusan anak meninggal dunia karena mengalami gagal ginjal akut.

“Pejabat yang membidangi misalnya bidang pengawasan ya pasti disitu siapa direktur yang mengawasi kan kita minta penjelasannya gitu,” jelas Pipit.

Namun begitu, dia masih belum merinci identitas pejabat BPOM yang bakal diperiksa oleh penyidik. Dia hanya menyatakan saksi yang bakal dimintai bisa saja lebih dari satu orang.

“Nanti tergantung mereka mau berapa orang, nanti kadang kita panggil satu mereka bawa dua, kan siapa tau bisa menjelaskan, kita kan gak tau juga yang jelas kita memanggil bidang-bidang tertentu lah,” pungkasnya.

Menetapkan Bos Jadi Tersangka

Diberitakan sebelumnya, Direktorat Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri menetapkan bos CV Samudra Chemical berinisial E menjadi dugaan tersangka kasus obat sirop penyebab gagal ginjal akut. Penetapan tersangka itu dibenarkan oleh Direktur Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri Brigjen Pipit Rismanto. Menurutnya, penetapan tersangka itu dilakukan setelah penyidik melakukan gelar perkara.

“Iya, kita kan sudah dilakukan gelar perkara untuk tingkatkan menjadi tersangka,” kata Pipit kepada wartawan, Selasa (22/11/2022).

Pipit menuturkan penyidik juga telah memiliki alat bukti yang cukup untuk menetapkan E menjadi tersangka.
Sebaliknya, penyidik telah menemukan unsur pidana yang dilakukan tersangka.

“Tindak pidananya terjadi sudah dilihat tadi kan sudah ditemukan sama penyidik. Yang kedua ada petunjuk-petunjuk yang mengatakan mereka bareng-bareng dibeli dari situ (CV SC). Kan itu sudah jelas,” ungkapnya.

Di sisi lain, Pipit menuturkan bahwa tersangka E kini masih tengah dalam proses pencarian oleh penyidik Bareskrim Polri. Sebab, pelaku sudah dua kali mangkir dalam pemanggilan penyidik.

Referensi : https://www.tribunnews.com/nasional/2022/11/23/hari-ini-bareskrim-polri-akan-periksa-pejabat-bpom-bidang-pengawasan-obat