Gempa Cianjur, BNPB: 23 Korban di Cigenang Masih Tertimbun Reruntuhan

Jumlah Korban Meninggal Akibat Gempa Cianjur

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebut sebanyak 45 korban meninggal dunia akibat gempa bermagnitudo 5,6 yang berpusat di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Senin (21/11/2022) siang tadi. Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Bencana BNPB Abdul Muhari mengatakan, data tersebut tercatat terupdate hingga pukul 18.27 WIB. Selain itu, ada 23 korban di Kecamatan Cigenang, Cianjur yang masih tertimbun reruntuhan bangunan akibat gempa.

“45 korban meninggal, kemudian 23 korban masih tertimbun reruntuhan di Kecamatan Cigenang,” kata Abdul dalam siaran Youtube BNPB Indonesia, dikutip Senin (21/11/2022).

Menurut Abdul, tercatat 700 orang luka-luka. Sementara itu, sebanyak 1.773 unit rumah rusak akibat topan dangkal.

“Totalnya, tadi Pak Bupati menyebutkan sekitar 700 orang luka-luka, kemudian ada sekitar 1.773 unit rumah yang rusak,” ujarnya.

Korban Mengungsi Ke Lokasi Yang Lebih Aman

Lebih lanjut Abdul mengatakan, sebanyak 3.895 orang telah meninggalkan rumah mereka dan mengungsi ke lokasi yang lebih aman akibat gempa Cianjur.

“Berdasarkan penghitungan pengungsi saat ini di Kabupaten Cianjur saja tercatat sebanyak 3.895 orang,” ujarnya.

Tak hanya di Cianjur, BNPB menyebut sejumlah daerah di sekitarnya juga terdampak gempa. Di Sukabumi, kata dia, total 336 rumah rusak akibat gempa.

“Jadi tidak hanya di Kabupaten Cianjur, ada juga beberapa kabupaten lainnya, misalnya di Kabupaten Bandung, Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Bogor, di Sukabumi misalnya ada 336 rumah rusak,” ujarnya.

Abdul mengatakan, data tersebut akan berubah sesuai perkembangan di lapangan. Dikatakannya, saat ini semua tim berada di pusat gempa dan sekitarnya.

“Data ini masih kami terima dari lapangan karena semua tim saat ini BPBD, TNI, Polri, Kemensos, Kemenkes,” ujarnya.

BNPB sendiri telah menerjunkan dua unit tim reaksi cepat dan tim logistik. Abdul mengatakan, semua tim juga bergerak ke lapangan untuk terus mengupdate data.

“Tentu kita berharap grafik pertambahan korban tidak lagi signifikan, namun perubahan data sejauh ini masih cukup dinamis,” kata Abdul.

Referensi : https://www.liputan6.com/news/read/5131792/gempa-cianjur-bnpb-23-korban-di-cigenang-masih-tertimbun-reruntuhan