Informasi,  teknologi,  Tips Trik

Bisa Pantau 6.000 Kamera CCTV di Jakarta dengan Cara Ini

Seringkali terkecuali sudi bepergian, kami ragu, apakah jalanannya lancar atau macet, banjir atau tidak, dan lain sebagainya. Terutama di kota besar layaknya Jakarta.

Hampir di semua ruas jalur ibu kota dipenuhi oleh pengendara motor dan mobil. Belum lagi, terkecuali telah memasuki jam masuk dan pulang kerja, kemacetan tidak bisa dihindari.

Alhasil, yang tadinya punyai rancangan di sore hari, terpaksa kudu sampai di tempat malam hari sebab macet yang tidak terduga.

Ternyata sebelum bepergian, anda bisa memantau apakah ruas jalur ibu kota tengah macet-macetnya dan mencari jalur mana yang bisa dijadikan alternatif.

 

Jakarta punyai 5.000 CCTV yang dipasang di nyaris semua titik jalan.

warga Jakarta bisa memantau jalanan bersama dengan mengakses link smartcity.jakarta.go.id/maps dan mengakses menu CCTV di sebelah kanan.

Jakarta Smart City sendiri merupakan program pemerintah yang diklaim bisa mempermudah kinerja aparat Pemprov DKI agar cepat merespon keluhan warga.

Situs web-nya bisa dimanfaatkan untuk mencari informasi seputar Jakarta, menjadi berasal dari pantauan jalur sampai informasi harga pangan.

 

Penasaran Sama CCTV Tilang Elektronik? Ini Detailnya

Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya baru saja memberlakukan tilang elektronik bersama dengan kamera pengawas (CCTV) atau Electronic Traffic Law Enforcement (E-TLE).

Baru sebulan diberlakukan, teknologi selanjutnya telah memblokir 193 kendaraan bermotor roda empat (Surat Tanda Nomor Kendaraan/ STNK) dan 258 pelanggar yang beroleh penetapan amar putusan atau vonis berasal dari pengadilan.

Kamu pasti penasaran layaknya apa CCTV yang digunakan Ditlantas Polda Metro Jaya didalam memperlakukan tilang elektronik, bukan?

Dahua menjadi salah satu merk yang dipercaya untuk digunakan didalam implementasi ketentuan baru tersebut. CCTV berasal dari Dahua diklaim bisa mendeteksi pelat no kendaraan yang berjalan bersama dengan kecepatan 80 kilometer per jam.

Arif Rahman, Technical Support berasal dari PT Dahua Vision Technology Indonesia menjelaskan CCTV seri ITC 231 ini apalagi bisa mengetahui 250 merk kendaraan dan 8 model model kendaraan.

“Untuk tilang elektronik, kami menyuplai (unit CCTV) lebih kurang 60 persen berasal dari total kebutuhan yang ada,” ungkap Arif lewat keterangannya.

Mengenai harga CCTV, Julius Hartono selaku Project & Sales Manager PT Jaring Semesta Integrasi (JSI) sebagai distributor ke dua untuk perangkat Dahua di Indonesia mengungkap, bahwa harga perangkat selanjutnya memadai mahal.

“Satu unit CCTV ditambah bracket dan asesoris pendukung lainnya, bisa lebih berasal dari Rp 40 juta,” ungkapnya.

Comments Off on Bisa Pantau 6.000 Kamera CCTV di Jakarta dengan Cara Ini