Akses Terputus, RSUD Cimacan Dibanjiri Ratusan Pasien Gempa Bumi Cianjur

Petugas kepolisian terus mengevakuasi korban yang tidak mendapatkan pertolongan medis setelah gempa bermagnitudo 5,6 melanda Cianjur, Jawa Barat pada Senin, 21 November 2022.

Jalan menuju Cianjur ditutup dan beberapa korban dirawat di RS Cimacan.

Hingga Selasa, 22 November 2022 pukul 00.05 WIB, Koordinator Media RSUD Cianjur Kabupaten Cimacan dr Rizki Utama menyampaikan sebanyak 213 orang dari berbagai daerah telah masuk Tanah Air.

“Ada 213 korban yang kami amankan, 13 di antaranya meninggal dunia. Tiga di antaranya dibawa ke rumah sakit di wilayah Bogor, dua mengalami luka berat di kepala dan satu mengalami patah tulang paha,” katanya.

Sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cianjur, Jawa Barat merilis data terbaru korban jiwa dan kerusakan akibat gempa Cianjur pada Senin, 21 November 2022. Sebanyak 162 orang dilaporkan tewas akibat gempa tersebut. Pukul 13.21 WIB.

Sebanyak 162 kematian dilaporkan berdasarkan data pukul 20.00 WIB, menurut rilis laporan sementara BPBD Cianjur.

Sementara itu, 326 orang terluka akibat gempa Cianjur.

BPBD Cianjur juga menjelaskan, 13.784 orang terkena dampak dan 2.345 rumah dan bangunan rusak.

BPBD juga menyatakan pihak terkait terus melakukan pendataan, pendataan korban jiwa, kerusakan dan evakuasi.

BPBD Cianjur juga melaporkan longsor di Jalan Nasional Tapal Kuda Cugenang dan Jalan Kecamatan Desa Cijedil.

 

referensi :  https://www.viva.co.id/berita/nasional/1546614-akses-terputus-rsud-cimacan-dibanjiri-ratusan-pasien-gempa-bumi-cianjur?page=2

editor : dafit