adat di Bali
Uncategorized

Adat-adat di Bali Tujuanmu saat Liburan di Bali

Adat-adat di Bali tujuanmu saat liburan – Terdapat banyak tempat hiburan dan wisata pantai di Bali. Terdapat banyak  juga tempat yang kamu singgahi di sini, mulai dari beach club, tempat wisata keluarga, pub, bar hingga pantai yang sangat indah yang bisa bikin liburan kamu menyenangkan.

Selain terkenal dengan tempat hiburan malam dan tempat wisata pantai, tetapi Balipun terkenal sebagai area yang mempunyai banyak acara upacara adat yang menarik dan sayang jika kamu lewatkan. Bagi kamu yang berada atau akan ke bali, jangan lewatkan acara upacara adat di bawah ini;

Upacara Adat di Bali dengan keunikannya

  1. Upacara Ngaben

Pembakaran jenazah merupakan rangkaian upacara Ngaben. Hak tersebut dilakukan guna menyempurnakan jenazah. Upacara ini terbagi ke dalam beberapa bagian, yakni ngaben Asti Wedana, Ngaben Sawa Wedana, dan Ngaben Swasta.

Faktor ekonomi menjadi salah satu hambatan upacara ini tidak sering kamu temukan di Bali. Banyak anggaran yang dikeluarkan untuk menyelenggarakan acara ini, akhirnya tidak semua keluarga yang dapat melakukan upacara ini ketika keluarganya meninggal dunia.

  1. Upacara Melasti

Upacara Melasti sering dilakukan setiap tahunnya sebelum 3 hari menjelang perayaan nyepi. Acara ini dilakukan dengan tujuan untuk menyucikan penduduk yang beragama Hindu di Bali. Penduduk terswbut akan mengunjungi berbagai sumber air yang sakral misalnya, mata air, danau, sampai laug yang diyakini terdapat mata air Amerta atau keabadian.

Setiap kepala orang yang berada di lokasi, akan dipercikan kepalanya dengan air suci oleh pemangku Hindu. Hal itu dengan maksud untuk menghilangkan hal yang buruk yang terdapat dalam tubuh supaya raga dan jiwa kembali menjadi suci.

  1. Upacara Saraswati

Upacara Saraswati adalah perayaan tentang ilmu pengetahuan, tentu sangat berbeda dengan upacara Ngaben. Masyarakat memiliki kepercayaan bahwa Dewi Saraswita telah memberikan Ilmu pengetahuan kepada manusia yang pada akhirnya menjadikan manusia menjadi terpelajar dan pintar.

Biasanya, berbagai hal misal kitab dan buku akan menjadi objek dari do’a yang dipanjatkan. Acara ini diiringi oleh pembaca cerita, tafian, sampai malam sastra. Upacara ini dilaksanakan 210 hari seklai dengan memakai hitungan kalender Bali di hari sabtu umanis watugunung.

Sekian ulasan lengkap tentang Adat-adat di Bali tujuanmu saat liburan, selamat berkunjung bagi kamu yang hendak berangkat liburan. Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi kamu yang sedang membutuhkan.

Itulah berbagai informasi terkait dengan adat – adat yang ada di Bali. Untuk mengunjungi tempat – tempat tersebut tentu memerlukan armada terlebih anda bersama keluarga, kami hadir sebagai solusi Car Rental Bali terbaik driver berpengalaman, ramah dan sopan.