5 Fakta Kematian Prada Indra Dianiaya hingga 4 Senior Jadi Tersangka

Anggota TNI AU Meninggal Dunia

Anggota TNI AU Prada Indra Wijaya, yang bertugas di Sekretariat Makoopsud III Biak, meninggal dunia. Belakangan diketahui meninggalnya Prada Indra karena dianiaya senior. Prada Indra meninggal dunia pada Sabtu (19/11/2022). Laporan awal disampaikan bahwa Prada Indra meninggal karena dehidrasi setelah bermain futsal.

“Prada Muhammad Indra Wijaya dilaporkan telah meninggal di rumah Sakit Lanud Manua, Biak, setelah pingsan di mes tamtama Tiger Makoopsud III Biak,” kata Kadispen AU Indan Gilang, Rabu (23/11).

Sejumlah Fakta Kematian Prada Indra

1. Kakak Terima Info Prada Indra Meninggal Dehidrasi
Kakak kandung Prada Muhammad Indra Wijaya, Rika, menerima informasi awal bahwa adiknya meninggal dunia karena dehidrasi setelah bermain futsal. Namun kondisi jenazah tidak sesuai dengan informasi dehidrasi.

“Itu keterangan meninggal tidak sesuai dengan keadaan jenazah ketika sampai karena keterangan meninggal kan dehidrasi berat setelah main futsal atau olahraga dari jam 8 sampai 11,” ujar Rika dalam konferensi pers dengan wartawan, Rabu (23/11).

2. Keluarga Merasa Ada yang Janggal
Rika menceritakan sejumlah kejanggalan saat menerima peti jenazah adiknya, mulai jenazah digembok hingga diformalin secara sepihak.

“Itu tanda tanya, kenapa harus diformalinkan tanpa kesepakatan keluarga,” kata Rika Wijaya.

3. TNI AU Selidiki Kematian Prada Indra
TNI AU turun tangan menyelidiki kasus ini. Penyelidikan dilakukan oleh Satpom Koopsud III Biak.

“Dispenau TNI AU, dalam hal ini Satuan Polisi Militer (Satpom) Koopsud III Biak, masih terus melakukan penyidikan dan pendalaman terhadap dugaan kekerasan yang mengakibatkan meninggalnya Prada Muhammad Indra Wijaya,” ujar Indan.

4. Prajurit Jadi Tersangka dan Ditahan
Setelah diselidiki, Prada Muhammad Indra Wijaya ternyata tewas akibat dianiaya senior-seniornya. TNI AU menetapkan empat pelaku sebagai tersangka.

“Iya, sudah tersangka,” kata Kepala Dinas Penerangan Angkatan Udara (Kadispenau) Marsma TNI Indan Gilang Buldansyah saat dihubungi, Rabu (23/11/2022).

5. Dijerat Pasal Pembunuhan
Keempatnya dijerat dengan pasal pembunuhan. Selain itu, para tersangka dikenai Pasal 131 KUHPM ayat 3 terkait penganiayaan atasan kepada bawahan.

“(Pasal yang disangkakan) 338 KUHP tentang Pembunuhan, 351 KUHP ayat 3 tentang Penganiayaan yang Menyebabkan Meninggal,” imbuhnya.

Referensi : https://news.detik.com/berita/d-6423438/5-fakta-kematian-prada-indra-dianiaya-hingga-4-senior-jadi-tersangka