Categories
Uncategorized

Penyebab penyakit retinoblastoma

Retinoblastoma merupakan kanker yang bermula di retina atau selaput  jala mata . Retina terdiri dari jaringan jaringan saraf yang berfungsi untuk mengirimkan pola cahaya yang ditangkapnya kepada otak melalui saraf optik sehingga mata kita bisa melihat hal hal yang berada disekitar kita . Retinoblasma menyerang retina yang terletak di dinding bolamata bagian belakang .

Saat terjadinya retinoblasma tersebut , sel sel mata yang disebut retinoblas tidak berubah menjadi sel matang tetapi membelah diri sendiri dan berubah menjadi kanker pada retina sehingga sebenarnya retinoblasma ini sangat berbahaya . Dilansir dari alodokter Tanda atau gejala munculnya retinoblasma ini dapat dilihat dari mata merah dan bengkak , gerakan mata kanan dan kiri berbeda atau gerakannya tidak sejalan , dan pupil mata selalu terbuka lebar .

Selain itu juga tanda dari retinoblasma adalah berupa leukokoria yaitu adanya warna putih pada pupil saat disinari sinar cahaya . Sehingga seharusnya pembuluh darah yang berada dibelakang mata memancarkan cahaya warna merah jika terkena sinar cahaya .

Walaupun sebenarnya kondisi retinoblasma ini jarang diindonesia tetapi kita harus tetap waspada penyakit kanker mata ini karena berbahaya dan beresiko tinggi . Penyebab retinoblasma dapat disebabkan mulai dari janin dalam rahim ibu . Selama tahap awal pertumbuhannya , sel mata yang disebut dengan retinoblas itu membelah diri menjadi sel baru . Sehingga sel akan berkembang menjadi sel retina yang matang . Pada penyakit ini menyebabkan terjadi perubahan atau mutasi gen sehingga sel terus tumbuh secara terus menerus tanpa terkontrol .

Dilansir dari alodokter hingga saat ini penyebab terjadinya mutasi gen belum dapat dipastikan . Bahkan kasus retinoblasma yang ada sekitar 25% disebabkan oleh autosomal dominan artinya meskipun orang tua  mewariskan gen yang terjangkit retinoblasma maka anaknya pun memiliki resiko tinggi terkena retinoblasma juga . Retinoblasma yang diturunkan oleh orang tua atau autosomal dominan biasanya terkena didua mata sedangkan jika retinoblasma disebabkan oleh penyebab lain biasnaya hanya akan terkena pada salah satu mata . Lalu jika sudah terlanjur bagaimana mengatasi retinoblasma ?

Dilansir dari alodokter mengatasi retinoblasma ini dengan cara terapi untuk menghilangkan sel kankernya tetapi kembali lagi pengobatannya akan diliat dari tingkat keparahan retinoblasma yang kalian derita itu  , pengobatan lainnya diantaranya :

  1. Radioterapi

Pada pengobatan ini , dilakukan dengan cara bantuan sinar X dan ada dua jenis radioterapi yaitu radiasi internal dan radiasi eksternal . Perbedaan radisi intermal dan eksternal adalah dibandingkan dengan terapi internal terapi esternal lebih beresiko merusak jaringan sehat pada mata dan untuk radiasi eksternal biasanya pengobatan dilakukan kepada oenderita retinoblasma tahap lanjut agar pengibatan kebih efektif . Lalu Apa yang dimaksud dengan radiasi internal yaitu radiasi yang bahan radiaktif didekatkan di tumor selama beberapa hari untuk memberikan efek radiasi terhadap tumornya sedangkan bagaimana dengan radiasi eksternal yaitu radiasi dengan cara memancarkan dari sebuah mesin untuk memberikan paparan radiasi secara lebih besar .

  1. Termoterapi

Pada pengobatan ini dilakukan dengan cara gelombang panas yang diarahkan ke sel kanker menggunakan sinar laser , gelombang mikro atau ultrasound .

  1. Terapi laser atau photocoagulation

Pada pengobatan ini bertujuan untuk menghancurkan pembuluh darah yang memasok nutrisi pafa tumor sehingga dapat mematikan sel sel kanker.

  1. Krioterapi

Pada pengobatan ini menggunakan cairan nitrogen untuk membekukan sel kanker sebelum diangkat . Proses pembekuan serta pengangkatan ini dapat dilakukan beberapa kali hingga sel sel kanker hilang sepenuhnya .

Sumbergambar:liputan6.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *