Categories
Kesehatan

Bingung cara mengatasi kutil kelamin. Berikut beberapa langkahnya untuk dapat mengobati sendiri dirumah anda

Kutil atau warts ternyata tidak hanya muncul di tangan, kaki, atau wajah, akan tetapi kutil juga bisa muncul di kelamin dalam artian suatu penyakit infeksi menular seksual (IMS). Kutil kelamin tersebut disebabkan oleh Human Papilloma Virus (HPV). sebagian dari kita tentunya pernah mendengar, bahwasanya bawang putih ternyata dapat menjadi obat ampuh dalam pengobatan kutil kemain itu sendiri. Pernyataan tersebut selaras dengan apa yang dikatakan oleh Dr Dian Pratiwi, FINSDV, FAADV berasal dari klinik Pramudia bahwasanya hal tersebut memang sudah terbukti secara ilmiah.[1]

“dilansir dari laman Hellosehat” Pengobatan dalam penyakit ini bervariasi, dari mulai bentuk cream, gel bahkan cairan. Namun, berikut beberapa cara mengobati kutil kelamin yang kita bisa lakukan sendiri dirumah. Berikut sepertihalnya:.

  • Sinechatechin (Veregen)

Salep ini digunakan untuk pengobatan kutil kelamin eksternal dan kutil yang berada di sekitar anus. Salep Sinecatechin mengandung ekstrak teh hijau yang kaya akan katekin di dalamnya. Pasien diharuskan untuk mengoleskannya sebanyak tiga kali sehari dengan jari. Produk ini tidak boleh digunakan lebih lama dari 16 minggu. Salep ini sebaiknya tidak dicuci setelah dioleskan ke kulit. Anda harus menghindari kontak seksual baik genital, anal, atau oral jika salep masih menempel di kulit. Sama seperti Imiqumoid, obat ini bisa melemahkan daya tahan kondom baik kondom laki-laki maupun kondom perempuan. Salep tersebut tidak sama sekali dianjurkan untuk orang dengan HIV, orang yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah, dan orang dengan herpes genital karena keampuhannya belum teruji secara medis. Selain itu, belum ada jaminan bahwa salep ini aman digunakan selama kehamilan.

  • Podofilox

Podofilox merupakan obat kutil kelamin yang dimaksudkan untuk menghancurkan kutil. Harganya cukup relatif murah selain aman dan mudah digunakan. Podofilox terdiri dari dua jenis, yakni gel dan larutan. Larutan Podofilox harus dioleskan dengan kapas ke bagian kutil. Sedangkan gel Podofilox bisa Anda oleskan dengan jari. Obat ini bisa Anda aplikasikan sebanyak dua kali selama tiga hari berturut-turut dan dilanjutkan dengan empat hari tanpa terapi lainnya.Siklus ini bisa diulang, jika perlu, sampai empat siklus. Luas kutil total yang diobati tidak boleh melebihi 10 cm dan volume totalnya harus dibatasi 0,5 ml per harinya. Anda harus mengonsultasikan ke dokter untuk menanyakan penggunaan yang tepat dan aman.Perlu diingat juga, Podofilox tidak direkomendasikan untuk penggunaan pada kutil di area serviks, vagina, dan anus. Podofilox juga tidak direkomendasikan untuk penggunaan pada area yang luas.

  • Imiqumoid (Aldara, Zyclara)

Krim tersebut digunakan dengan tujuan meningkatkan kemampuan sistem imun untuk melawan kutil kelamin. Dengan cara dioleskan sehari sekali sebelum tidur atau tiga kali seminggu selama kurang lebih 16 minggu. Lamanya pengobatan kutil kelamin tersebut  tergantung pada keparahan kondisi penyakit. Bagian kelamin yang diolesi krim ini perlu juga dicuci dengan sabun dan air 6 sampai 10 jam setelah pengaplikasiannya. hindari kontak seksual saat krim masih menempel pada kulit karena hal ini bisa melemahkan daya tahan kondom, baik kondom laki-laki maupun kondom perempuan. Selain itu, jika krim tersebut menempel di kulit kelamin pasangan. Maka, kemungkinan besar akan menimbulkan reaksi iritasi. Jika kita menderita penyakit tersebut saat hamil, saran terbaik lakukan konsultasi terhadap dokter agar tidak mengakibatkan fatal pada diri sang ibu maupun snag janin.


[1] Sumber referensi Healthdetik.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *